Categories
Blogging

Bisnis Ini Laris Manis Saat Pandemi Virus Corona

Pandemi virus corona (Covid-19) berdampak pada sebuah bisnis yang ada di seluruh sektor di dunia. Namun, dimana ada beberapa sektor yang dimana ternyata masih mampu untuk dapat bertahan. Krisis akibat mewabahnya virus COVID-19 yang dimana telah menghancurkan berbagai macam sektor bisnis yang ada dan juga ekonomi. Namun, di balik semua keganasan pandemi ini, yang dimana tentunya menjadi sebuah hal yang masih ada sebagian kecil entrepreneur yang malah justru melihat hal ini sebagai sebuah peluang untuk dikembangkan.

Bisnis Ini Laris Manis Saat Pandemi Virus Corona

Berbagai inovasi yang sekarang ini terus dilakukan sehingga bisnis yang sedang dijalankan nantinya bisa tetap survive dan juga bisa tetap bertahan di tengah sebuah krisis dari Covid-19 ini. Yuswohady, Managing Partner Inventure yang ada dalam sebuah laporannya menyebutkan tentang sedikitnya yang juga terdapat berbagai inovasi yang sekarang ini sudah dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk dapat bertahan bahkan juga untuk dapat menyalip para pesaingnya yang ada di dalam krisis. Pandemi Covid19 ini adalah sebuah masalah globval yang tentunya berdampak sangat besar untuk setiap bisnis yang ada. Namun dimana beberapa usaha ternyata menjadikan pandemi ini dengan membuat berbagai macam inovasi dalam masa New Normal seperti sekarang ini. Berikut ini akan dibahas beberapa ide inovasi yang paling sederhana yang dapat diikuti oleh para pelaku usaha kecil dan juga menengah. 

“Kopi Seliter” 

Di saat sekarang ini semua orang yang lebih sering berada di rumah, konsumsi produk kuliner yang ada di rumahan atau yang disebut dengan family-size package yang juga menjadi salah satu hal yang meningkat. Hal ini sendiri menjadi salah satu hal yang tentunya juga akan dimanfaatkan oleh para pemilik coffee shop untuk dapat membuat produk yang nantinya bisa dinikmati di rumah bersama dengan keluarga. Pemain lokai seperti halnya Kopi Tuku, Kopi Toko Djawa dan juga Bahagia Kopi yang dimana  mengeluarkan  beberapa varian “Kopi Seliter” untuk sebuah segmen konsumen yang masih ingin menikmati kopi di rumah.

Travelogistics

Perusahaan travel tentunya menjadi sektor yang paling terpuruk dalam hal ini, dimana sekarang ini dengan pemberlakuan PSBB. Maka perusahaan seperti halnya Cititrans, Daytrans dan juga Big Bird dan beberapa perusahan lainnya yang dimana harus melakukan sebuah survival innovation agar nantinya dirinya yang dimana tidak gulung tikar dengan cara beralih fungsi dari mengantar sebuah penumpang ke beberapa cara yang dimana mengantarkan sebuah barang.  Layanan kirim paket, same-day delivery, dan juga layanan  jemput paket yang dimana menjadi sebuah hal yang menjadi unggulan saat ini. Istilah Travelogistic juga menjadi sebuah strategi utama mereka yang menciptakan sebuah revenue stream yang ada di tengah amukan wabah.

On-Demand Cleaning Services

Selama wabah dari sebuah permintaan yang ada dimana terhadap sebuah produk atau juga layanan kesehatan yang dimana sekarang ini meningkat dengan cara yang pesat. Ini yang tentunya menjadi salah satu hal yang merupakan peluang bagi sejumlah sektor perhotelan dengan cara melakukan utilisasi aset yang dimana mereka miliki sebuah kompetensi yang ada di bidang housekeeping khususnya juga cleaning services. Maka Hotel dari Teraskita (by Dafam) dan juga Hotel Ambhara yang dimana tentunya meluncurkan sebuah layanan “on-demand cleaning service” dengan sebuah label kebersihan prima yang “berkelas hotel” yang biasanya datang dari rumah-rumah.

Home Leisure Wear

Pembelian produk fesyen yang dimana biasanya kian turun kala masyarakat yang sekarang ini tidak dapat keluar rumah. Tapi brand fesyen yang dimana ternyata tak kehilangan akal. Mereka yang kemudian mendorong tren “homeleisure wear” walaupun di rumah tapi dimana pakaian yang tetap fashionable karena tetap dapat bisa dipamerkan via Instagram. Brand global seperti misalnya H&M, yang dimana membesut campaign #AtHomeWithHM untuk dapat mempromosikan produk fesyen pajama dengan loose style. Ketika hashtag #OnePajamaForTheWholeCNY menjadi booming dan viral saat tahun baru Cina, Dodococo yang merupakan brand fesyen, menggelar sebuah campaign dengan hastag #WorkFromHome dan #PajamaChallenge.

“Untouchable” Product

Penyebaran virus corona yang dimana menjadi semakin cepat membuat semua orang kemudian menjadi was-was untuk dapat bersentuhan dengan model apapun. Contactless lifestyle yang nantinya juga akan menjadi sebuah new normal. Maka TOTO yang mengeluarkan produk sanitary yang dimana nantinya memungkinkan penggunanya tidak perlu memegang atau juga tidak perlu untuk dapat menekan tombol apapun ketika menggunakannya. Ditambah dengan menggunakan fitur ultraviolet yang nantinya akan  membuat penggunanya yang akan lebih aman terhindar dari bakteri. Inovasi ini menjadi salah satu inovasi yang   akan membuat respon terhadap perubahan perilaku konsumen pada saat wabah merebak.

Coronassurance for Fear Customers

Walaupun daya beli yang di ketahui sekarang ini menjadi sangat menurun, namun saat ini dimana asuransi kesehatan adalah sebuah hal yang merupakan salah satu yang sangat dibutuhkan oleh para konsumen. Untuk dapat memproteksi sebuah konsumen dari Covid-19, AstraLife yang dimana kemudian mereka mengeluarkan sebuah produk asuransi yang digunakan untuk dapat memproteksi nasabahnya dari penyakit ancaman Covid-19. Ditambah juga dengan sebuah fitur online yang dimana memungkinkan nasabah membeli sebuah asuransi tanpa keluar rumah, survival innovation ini yang dimana menjadi sebuah penyelamat dan juga perusahaan asuransi.

Frozen Food Is the New Normal

Permintaan untuk sejumlah produk frozen food yang dimana semakin meningkat yaitu di kala mereka nantinya tidak bisa bepergian ke luar rumah. Apalagi beberapa ibu-ibu milenial yang dimana memang tidak piawai dalam hal memasak, sehingga mereka yang nantinya lebih memilih untuk dapat memasak yang mudah-mudah saja atau simple cooking. Kondisi ini sendiri adalah sebuah kondisi yang dimana kemudian dimanfaatkan oleh Es teler 77 dan juga Hokben untuk mengeluarkan sebuah varian produk frozen dan juga beberapa makanan lainnya yang “ready to eat” untuk dapat mengantisipasi pelanggan dine-in yang nantinya terus merosot.

WFH = “Work from Hotel”

Staycation yang nantinya juga akan menjadi sebuah ajang dari new normal pasca Covid-19. Karena itu dimana beberapa di antaranya yaitu seperti hotel The Trans di Bandung yang menawarkan sebuah paket staycation dengan sebuah konsep “Pay Now, Save More, artinya bayar sekarang untuk dapat menginap 3 bulan ke depan yaitu setelah Covid-19 lewat, dengan sebuah diskon yang juga sangat menarik. Begitu juga dengan hotel-hotel di Bali yang lainnya yang dimana juga  menawarkan sebuah paket “Work from Hotel” dengan price yang tentunya tak bisa ditolak konsumen. 

Itulah beberapa bisnis yang tentunya masih dapat berjalan di tengah pandemi Covid 19 seperti sekarang ini. Pandemi tentunya berdampak pada semua sektor yang ada, namun ternyata masih ada sejumlah bisnis yang justru menggunakan moment pandemi sebagai sebuah cara untuk memperoleh keuntungan. Semoga dengan informasi ini dapat memberikan anda ide untuk memulai usaha di saat New Normala seperti sekarang ini.