Categories
Blogging

Mitos-Mitos Sukses di Dunia Usaha

Selama ini, banyak yang mencoba untuk dapat membakar sebuah semangat dari anak muda untuk menjajal dunia usaha, dengan gadang-gadang jika profesi sebagai seorang wirausahawan menjadi sebuah hal yang lebih nyaman dan juga lebih menjanjikan dari pada berprofesi sebagai karyawan.

Anda bisa menjadi seorang bos sendiri alias tidak akan ada yang dapat memarahi, bisa bekerja di jam yang dapat kapan saja anda tentukan, tidak harus pergi ke kantor karena anda boleh bekerja di rumah. Semuanya dapat dilakukan secara bebas dan tergantung dengan kemauan anda, sementara pendapatan pun akan berlipat-lipat dibandingkan dengan gaji anda sebagai seorang karyawan sekarang ini.

Mitos-Mitos Sukses di Dunia Usaha

Tapi, benarkah kenyataan yang sebenarnya menjadi seorang wirausaha seperti itu? Bukankah setiap pekerjaan pasti akan ada enak dan tidak enaknya? Melihat nama profesinya, masihkah anda percaya bahwa seorang pengusaha menjadi orang yang dapat bersantai dan ongkang-ongkang saja tanpa pernah berusaha?

Di tengah masyarakat, masih ada beberapa yang salah kaprah tentang menjadi seorang pengusaha. Ada banyak mitos tentang dunia usaha yang tentunya harus berhenti anda percaya. Jika anda terus terbuai dengan mitos tersebut tentunya hal tersebut akan sangat gawat sekali. Bisa-bisa kesuksesan anda di dunia usaha akan tertunda! Berikut ini adalah beberapa mitos yang ada di dalam dunia usaha.

1. Dengan membuka usaha sendiri anda jadi lebih bebas. Boleh kerja jam berapapun

Mungkin anda pernah berpikir seperti itu, karena capek dan pastinya jenuh harus ngantor dari jam 8 pagi sampai dengan larut malam, akhirnya anda mempunyai impian berwirausaha. Alasanya, anda bisa memulai pekerjaan anda jam berapapun. Padahal kalau itu saja yang dapat menjadi motivasi anda berwirausaha, maka anda sedang menggali lubang kuburan anda sendiri!

Saat anda bekerja menjadi seorang wirausaha, justru anda akan mempunyai sebuah tantangan yang lebih besar untuk dapat mendisiplinkan diri anda sendiri. Mungkin anda tidak harus ngantor jam 8 pagi, tapi dengan bangun siang dan malas-malasan bisa saja membuat anda nantinya dapat kehilangan kesempatan mengembangkan usaha yang anda miliki. Bangun pagi, dan tidur tepat waktu adalah sebuah kunci kedisiplinan yang bisa membuat anda nantinya menjadi orang sukses.

Dengan disiplin dan juga bangun pagi, anda nantinya akan bisa selalu memulai aktivitas anda dengan mood yang cukup bagus. Banyak orang yang telah sukses di dunia usaha menyadarinya, sehingga akhirnya membiasakan diri mereka untuk dapat bangun di pagi hari. Bahkan banyak pengusaha yang bangun subuh dan kemudian tak tidur lagi.

Para pengusaha sukses ini bangun pagi-pagi sekali untuk kemudian melakukan berbagai macam sebuah kegiatan positif, seperti halnya berolahraga, merancang sebuah kegiatan lainnya, mencari sebuah peluang, dan menyiapkan sebuah pekerjaan. Kamu nantinya boleh saja bangun saat jam 10 siang, tapi jangan menyesal jika orang lain nantinya sudah mengambil kesempatan anda.

2. Jadi wirausahawan itu asyik karena tidak harus terikat office hours

Seringkali, bisa bekerja kapan saja itu berarti saat anda menjadi seorang pengusaha anda harus bekerja kapan saja. Sekilas, memang mempunyai jam kerja yang cukup fleksibel memang sangat enak. Anda nantinya akan bebas melakukan pekerjaan anda kapan saja. Anda juga tidak harus berangkat tempat waktu dan pulang jam 5. Tapi sebenarnya, jam kerja yang fleksibel tidak selamanya menyenangkan. Cara kerja seperti ini malah nantinya bisa jauh lebih menantang ketimbang cara kerja menjadi seorang karyawan.

Ingat saat anda menjadi seorang entrepreneur anda juga harus berhubungan dengan klien-klien anda kapan saja, termasuk juga saat weekend, saat liburan termasuk juga dini hari sampai dengan larut malam. Seringkali, bisa bekerja kapan saja itu berarti anda juga harus bekerja kapan saja. Bahkan saat orang-orang bisa pergi liburan dengan tenang di hari libur, seorang pengusaha masih harus terus mengontrol dan juga masih harus menangani bisnisnya.

Jam kerja yang fleksibel bukan berarti anda nantinya bisa bebas menyediakan waktu luang untuk dapat bersenang-senang. Jam kerja yang fleksibel tersebut justru akan membuat anda nantinya harus siap bekerja kapan saja, jam berapa saja, hari apa saja, bahkan juga ketika liburan.

3. Segala kebijakan perusahaan akan tergantung pada keputusan anda

Anda memang menjadi seorang bos, tapi tetap anda harus mendengarkan pendapat orang lain di perusahaan anda tersebut. Memang benar, pada saat anda bekerja membuka usaha sendiri, otomatis anda adalah bosnya. Tapi satu hal yang nantinya anda harus ingat adalah anda tidak bekerja sendirian. Anda nantinya butuh banyak orang untuk membuat usaha yang nantinya akan anda jalankan dapat sukses.

Meskipun anda berstatus bos, anda juga masih punya pegawai, pelanggan, ataupun juga klien dan investor yang harus anda pikirkan. Anda juga harus mendengarkan aspirasi serta juga berbagai macam pendapat-pendapat mereka dan membuat mereka merasa dihargai sebagai pegawai. Walaupun anda dosnya, anda tidak akan pernah benar-benar bebas bertindak sesuka hati anda. Kesuksesan juga nantinya akan bergantung oleh mereka yang bekerja dengan anda.

4. Bayangkan betapa enaknya tidak bekerja di kantor

Kerja di rumah sendiri adalah sebuah keuntungan yang nantinya akan anda dapatkan saat anda memang memutuskan untuk berwirausaha. Dengan bekerja di rumah, anda juga bisa lebih bebas mengatur pola kerja anda, spot kerja, hingga dengan cara berpakaian anda. Tapi kerja di rumah menjadi sebuah hal yang nantinya tidak akan menjamin anda bisa terbebas distraksi. Justru sebaliknya, kenyamanan yang nantinya ditawarkan oleh rumah malah justru bisa menjadi bumerang untuk anda.

Ada banyak gangguan yang nantinya bisa menyerang anda ketika bekerja di rumah. Suara televisi yang cukup gaduh, mertua yang tiba-tiba minta memerlukan bantuan saat anda sedang bekerja, bahkan hal sesederhana bantal dan juga tempat tidur. Gangguan-gangguan kecil tersebut nantinya bisa benar-benar membuat pola kerja anda berantakan, mengancam fokus dan juga mengancam mood bekerja.

5. Jika anda gagal tetap bisa banting setir usaha di bidang lain

Secara teori, saat anda memiliki sebuah usaha anda bisa saja banting setir. Pada nyatanya mengubah sebuah haluan bisnis itu bukan merupakan sebuah hal yang gampang. Tidak segampang anda membalikkan telapak tangan. Mengubah sebuah produk usaha yang anda tentunya butuh perhitungan dan juga kejelian yang baik. Saat anda mengubah haluan bisnis, maka harus memulai semuanya lagi dari nol lagi. Menarik modal baru dan mengembangkan basis pelanggan, hal tersebut tidak gampang.

Jangan mudah untuk tiba-tiba pindah dan kemudian mencari peruntungan lain, jika usaha anda memang mandek di jalan. Seorang pengusaha yang sukses justru mereka bisa berhasil karena sebuah keuletan dan juga ketelatenan. Fokus cari dimana kesalahan, lalu kemudian memperbaiki kesalahan tersebut. Jika usaha anda mandek, bisa jadi kesalahannya ada di dalam strategi bisnis anda sendiri, bukan karena bidang yang kurang menguntungkan ataupun juga kurang menjual.

6. Usaha akan sukses karena ide yang baru

Ide itu memang sebuah unsur yang penting, tapi cuma modal ide saja tentunya tidak akan cukup untuk membuat usaha anda sukses. Sebagus apapun ide anda, seunggul apapun nantinya produk anda jika memang anda tidak mempunyai strategi marketing yang baik, maka semua hal itu akan tidak berguna.

Demikian itulah beberapa mitos menjadi seorang pengusaha yang selama ini tertanam di benak banyak orang. Menjadi seorang pengusaha bukan berarti anda dapat bersantai dan bebas melakukan apa saja, menjadi seorang pengusaha anda tentunya harus bekerja melebihi anda bekerja sebagai seorang karyawan. Tetap semangat dan tetap usaha.